Langsung ke konten utama
Lirik LaguBugis Makassar
Budaya & Musik

Ridwan Sau, Murid Sang Legenda yang Menemukan Suaranya Sendiri

Profil Ridwan Sau atau Muhammad Ridwan: perjalanan belajar dari Anci Laricci, album Jojama Nakke, lagu populer, dan ciri musik Makassarnya.

Oleh 9 menit baca
Ridwan Sau dalam thumbnail video lagu Makassar
Ridwan Sau dalam thumbnail video rujukan salah satu lagunya.Kredit: ERG umi melalui YouTube, Digunakan sebagai thumbnail rujukan karya. Ditampilkan dengan pemotongan responsif.
Ridwan Sau adalah penyanyi dan pencipta lagu asal Sulawesi Selatan yang membangun karier melalui proses belajar panjang bersama Anci Laricci. RRI mencatat ia dibimbing sang legenda selama enam tahun, dari 1999 sampai 2005. Dari hubungan guru dan murid itu, Ridwan tidak berhenti sebagai peniru. Ia menemukan warna sendiri melalui Jojama Nakke dan katalog lagu Makassar yang mempertemukan bunyi daerah dengan sentuhan dangdut modern.

Profil singkat Ridwan Sau

Nama Ridwan Sau juga disebut sebagai Muhammad Ridwan dalam sumber akademik dan pemberitaan. Sebuah wawancara penelitian Universitas Muhammadiyah Makassar menempatkan asalnya di Desa Panaikang, Kabupaten Enrekang. Namun, sumber publik yang tersedia memuat tanggal lahir yang saling bertentangan, sehingga profil ini tidak menetapkan satu tanggal sebagai fakta.

Nama dikenal
Ridwan Sau
Nama dalam sumber
Muhammad Ridwan
Jejak asal
Desa Panaikang, Kabupaten Enrekang
Peran
Penyanyi dan pencipta lagu
Mentor
Anci Laricci, 1999 sampai 2005
Lagu yang dikenal
Jojama Nakke, Apamo Anne, Kualleanna Tallanga Natoalia, La Rokong Tojengma Kapang, dan Burane Tonja

Enam tahun belajar dari Anci Laricci

RRI Makassar mencatat Ridwan belajar kepada Anci Laricci dari 1999 sampai 2005. Anci membimbingnya memasuki dunia nyanyi profesional sekaligus mengajarkan cara menciptakan lagu. Bagi Ridwan, hubungan itu begitu dekat hingga ia menyebut Anci sebagai orang tua kedua.

Masa belajar tersebut membantu menjelaskan mengapa fondasi karier Ridwan tidak hanya berada pada kemampuan vokal. Ia juga mempelajari disiplin berkarya, pengetahuan panggung, serta cara mengolah pengalaman lokal menjadi lagu yang dapat diterima pendengar luas.

Pengaruh guru dapat terdengar tanpa harus membuat seorang murid kehilangan diri. Ridwan meneruskan perhatian Anci pada bahasa dan tema Sulawesi Selatan, tetapi ia mengembangkan campuran bunyi tradisional dan dangdut yang menjadi jalur musikalnya sendiri.

Jojama Nakke sebagai titik balik

Menurut RRI, Jojama Nakke menjadi lagu yang membuka jalan rekaman dan memperluas pengenalan publik terhadap Ridwan. Lagu tersebut lalu menjadi nama album yang tetap dapat ditemukan dalam katalog digital. Apple Music menampilkan edisi sembilan lagu melalui Irama Baru Record.

Ada dua tanggal yang perlu dibedakan. RRI menempatkan tonggak Jojama Nakke pada sekitar 2010, sedangkan Apple Music menampilkan tanggal 2022. Angka kedua lebih aman dibaca sebagai tanggal edisi digital atau penerbitan ulang, bukan bukti bahwa lagu itu baru lahir pada 2022.

Perbedaan ini menjadi pelajaran penting ketika membaca sejarah musik daerah. Kaset dan rekaman lokal sering hadir jauh sebelum masuk ke layanan streaming. Platform digital membantu akses, tetapi urutan karier tetap perlu diperiksa melalui wawancara, arsip label, dan sumber sezaman.

Mempertemukan bunyi lokal dan dangdut modern

RRI menggambarkan ciri Ridwan sebagai perpaduan suara tradisional daerah dengan dangdut modern. Campuran itu membuat lagunya tetap terasa berakar pada Makassar sambil bergerak dalam irama yang akrab bagi pendengar musik populer.

Pilihan tersebut bukan sekadar strategi mengikuti pasar. Musik daerah selalu bertumbuh melalui perjumpaan instrumen, gaya vokal, teknologi rekaman, dan kebiasaan mendengar. Ridwan menempati salah satu jalur perkembangan itu: menjaga bahasa dan tema lokal sambil memberi bentuk musikal yang lebih mudah berpindah antargenerasi.

Lagu populer dan tema yang dibawanya

Katalog Spotify menempatkan La Rokong Tojengma Kapang, Apamo Anne, Kualleanna Tallanga Natoalia, Jojama Nakke, dan Burane Tonja di antara rekaman Ridwan yang banyak ditemukan pendengar. Masing-masing membuka jalan menuju nuansa cinta, janji, keraguan, dan relasi sosial dalam bahasa Makassar. Judul lainnya dapat ditemukan dalam koleksi Ridwan Sau.

Shazam mencantumkan Ridwan sebagai penampil, penulis lagu, dan produser pada rekaman Apamo Anne yang tersedia secara digital. Kredit seperti ini memberi gambaran bahwa keterlibatannya dapat melampaui vokal, meskipun peran pada setiap lagu tetap harus diperiksa secara terpisah.

Ketika lagu menjadi bahan pembacaan budaya

Karya Ridwan juga masuk ke ruang penelitian. Artikel di jurnal Konfiks Universitas Muhammadiyah Makassar membahas nilai sastra dalam lagu-lagunya dan menemukan lapisan kesenangan, keindahan, budaya, etika, serta nilai praktis.

Kehadiran dalam kajian akademik menunjukkan bahwa lagu populer daerah tidak hanya diperlakukan sebagai hiburan. Bahasa, ungkapan, pilihan tema, dan cara sebuah konflik dinyanyikan dapat membantu pembaca memahami nilai yang bergerak di dalam masyarakat.

Menemukan suara sendiri setelah sang guru

Kedekatan Ridwan dengan Anci Laricci adalah bagian penting dari kisahnya, tetapi bukan keseluruhan identitasnya. Warisan terbaik seorang guru terlihat ketika murid mampu membawa pelajaran itu ke arah yang tidak sekadar mengulang.

Ridwan melakukan hal tersebut melalui katalog yang luas, percampuran gaya, dan keterlibatannya sebagai pencipta. Hubungan dengan Anci memberi fondasi. Jojama Nakke memberi titik balik. Setelah itu, puluhan lagu yang beredar dengan namanya menunjukkan seorang penyanyi yang telah berdiri dalam suaranya sendiri.

Pertanyaan umum tentang Ridwan Sau

Jawaban ringkas berdasarkan profil dan referensi yang tercantum pada halaman ini.

Siapa Ridwan Sau?

Ridwan Sau, yang juga disebut Muhammad Ridwan, adalah penyanyi dan pencipta lagu asal Sulawesi Selatan. Ia dikenal melalui Jojama Nakke dan sejumlah lagu Makassar populer.

Apa hubungan Ridwan Sau dengan Anci Laricci?

RRI mencatat Ridwan belajar kepada Anci Laricci selama enam tahun, dari 1999 sampai 2005. Anci membimbingnya menyanyi secara profesional dan menciptakan lagu.

Kapan Ridwan Sau lahir?

Sumber publik yang tersedia memuat tanggal lahir yang saling bertentangan. Karena belum ada arsip primer yang memastikan, profil ini tidak menetapkan satu tanggal lahir.

Apa lagu Ridwan Sau yang terkenal?

Lagu yang banyak ditemukan dalam katalognya antara lain Jojama Nakke, Apamo Anne, Kualleanna Tallanga Natoalia, La Rokong Tojengma Kapang, dan Burane Tonja.

Apa ciri musik Ridwan Sau?

RRI menggambarkan musiknya sebagai perpaduan bunyi tradisional daerah dengan dangdut modern, tetap memakai bahasa dan tema yang dekat dengan pendengar Sulawesi Selatan.

Referensi

Sumber diperiksa pada tanggal yang tercantum. Tautan eksternal dapat diperbarui oleh penerbitnya.

  1. 1.
  2. 2.
    Wawancara Muhammad Ridwan dalam penelitian lagu Makassar

    Universitas Muhammadiyah Makassar. Diakses 25 Juli 2026.

  3. 3.
    Nilai Sastra dalam Lagu-Lagu Makassar Karya Ridwan Sau

    Jurnal Konfiks, Universitas Muhammadiyah Makassar. Diakses 25 Juli 2026.

  4. 4.
    Ridwan Sau

    Spotify. Diakses 25 Juli 2026.

  5. 5.
    Jojama Nakke

    Apple Music. Diakses 25 Juli 2026.

  6. 6.
    Apamo Anne

    Shazam. Diakses 25 Juli 2026.

Transparansi artikel

Artikel ini ditulis secara independen dan tidak menerima pembayaran dari pihak yang disebutkan. Jika ada konten kerja sama, label sponsor akan ditampilkan secara jelas di bagian atas artikel. Baca Pedoman Editorial untuk standar sumber, koreksi, dan kerja sama kami.

Bacaan Lanjutan